Rabu, 14 November 2012

Makalah "LINGKUNGAN HIDUP DAN ISU-ISU GLOBAL"



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Isu mengenai energi, lingkungan hidup, dan pemanasan global menjadi isu yang penting untuk dibahas karena melibatkan banyak aktor dan kepentingan. Setiap umat manusia sebagai anggota ekosistem dunia dapat mempengaruhi sekaligus dipengaruhi oleh perubahan alam semesta ini. Masalah-masalah global seperti : penipisan lapisan ozon, pemanasan global, penggundulan hutan, polusi dan lain sebagianya, sekarang ini sudah biasa dihadapi manusia.
Degan memahami lingkungan dan isu-isu global tersebut Dalam pembelajaran  perspektif global, diharapkan mampu menyadarkan pada kita semua bahwa tanggung jawab untuk memelihara bumi dan isinya ini merupakan tugas kita semua. Segala masalah yang ada di sekitar kita seperti : penipisan lapisan ozon, pemanasan global, penggundulan hutan, polusi, semakin langkanya spesies tanaman maupun hewan, krisis energi dan sebagainya. Prof. Lester R. Browen seorang peneliti yang sangat prihatin terhadap permasalahan lingkungan hidup dunia menyatakan bahwa pengeksplotasian alam dengan memakai bantuan teknologi terutama industri sudah saatnya untuk dihentikan dan mereka harus membayar hasil yang diperoleh.

B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas dapat dirumuskan permasalahan yakni:
1.      Bagaimana pendapat environmentalis dan biologis vs economis mengenai lingkungan hidup dan isu-isu global?
2.      Bagaimana pendapat enviromentalis dan ekolog mengenai lingkungan hidup dan isu-isu global?
3.      Perhatian seperti apa yang PBB berikan dalam menanggapi masalah lingkungan hidup dunia?

C.    Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai melalui penulisan makalah ini adalah:
1.      Menjelaskan pendapat environmentalis dan biologis vs economis mengenai lingkungan hidup dan isu-isu global?
4.      Menjelaskan pendapat enviromentalis dan ekolog mengenai lingkungan hidup dan isu-isu global?
5.      Menjelaskan Perhatian seperti apa yang PBB berikan dalam menanggapi masalah lingkungan hidup dunia?


BAB III
PENUTUP

A.    Simpulan
Terdapat beberapa perbedaan pendapat diantara berbagai pihak mengenai lingkungan hidup dan isu-isu global. Diantaranya yaitu pendapat environmentalis dan biologis vs economis serta Pendapat enviromentalis dan ekolog. Para pencinta lingkungan dan biologi menyatakan bahwa bumi telah menanggung beban yang melampaui kekuatannya dengan jumlahnya sangat terbatas. Berbeda dari pendapat Julian Simon seorang ekonom yang menyatakan bahwa sumber-sumber alam di dunia ini sifatnya tak terbatas. Terjadinya kelangkaan sifatnya hanya sementara.
Ekologi mengacu pada studi yang mempelajari hubungan antara berbagai organisme dengan lingkungan alamiah mereka. Sedangkan Ekologi manusia adalah studi yang mempelajari hubungan antara manusia dengan sistem alamiah yang melingkupinya. Ada keterkaitan antara ekosistem, daya dukung dan bencana yang melanda seluruh umat manusia.
PBB baru mulai menaruh perhatiannya pada permasalahan lingkungan setelah 27 tahun berdiri. Konfrensi Lingkungan Hidup Dunia di Stockholm tahun 1972 berhasil menerapkan sebuah lembaga yang menangani masalah lingkungan hidup, yaitu : United Nations Enveironmental Programme (UNEP).

B.     Saran
Sebagai seorang calon guru yang nantinya menjadi panutan bagi murid-murid kita, sudah seharusnya kita menyadari bahwa tanggung jawab untuk memelihara bumi dan isinya ini merupakan tugas kita semua. Segala masalah yang ada di sekitar kita seperti : penipisan lapisan ozon, pemanasan global, penggundulan hutan, polusi, semakin langkanya spesies tanaman maupun hewan, krisis energi dan sebagainya perlu mendapat perhatian dan penanganan yang serius, agar generasi berikutnya kelak dapat menikmati apa yang telah kita nikmati saat ini.
DAFTAR PUSTAKA



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar